EKSTRAKSI DAN IDENTIFIKASI PENDAHULUAN GOLONGAN SENYAWA FENOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch)

EKSTRAKSI DAN IDENTIFIKASI PENDAHULUAN GOLONGAN SENYAWA FENOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch)

Authors

  • Nia Yuliani FMIPA Universitas Nusa Bangsa Jl. K. H. Soleh Iskandar Km 4 Cimanggu Bogor
  • Amry Syawaalz
  • Mawaddah Lisna

DOI:

https://doi.org/10.31938/jsn.v1i2.19

Abstract

Extraction and Identification of Phenol Compounds Group Introction galanga Rhizome RED (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch)

           Indonesia is a country rich in natural resources with a variety of crops are grown, one of which is a spice plant. Plant herb is a plant that is used in addition to the food manufacturing process is also used as potential drugs medicines, such that the red ginger (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch). Red ginger is a plant that has been known to have the potential to cure many diseases. Generally, people use the red ginger to treat diarrhea and skin diseases caused by fungi. Ginjer contains phenol red that could serve as an antibacterial. The study was conducted to extract the phenolic compounds and identify them by Gas Chromatography and Mass Spectrometry (GCMS), with the following steps: extraction of samples, testing of phenolic compounds, and identification of phenolic compounds by GCMS. According to the research and identification was carried out on the red rhizome ethanol extract, we could conclude that the phytochemical tests showed positive rhizome containing phenol red. And from the GCMS got some phenolic compounds contained in the ethanol extract of rhizome of red, one compound with a molecular weight of 164 g / mol with molecular formula C10H12O2 .

Keyword : Red gingge (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch), compound fenol, extraction, GCMS.

 

ABSTRAK

            Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alam dengan berbagai jenis tanaman yang tumbuh, salah satu diantaranya adalah tanaman rempah - rempah. Tanaman rempah merupakan tanaman yang dimanfaatkan selain untuk proses pembuatan makanan juga cukup potensial dimanfaatkan sebagai obat – obatan, diantaranya yaitu lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch). Lengkuas merah merupakan tanaman yang telah diketahui berpotensi dapat mengobati berbagai macam penyakit. Umumnya masyarakat menggunakan lengkuas merah untuk mengobati diare dan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Lengkuas merah mengandung senyawa fenol yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengekstraksi senyawa fenol dan mengidentifikasinya dengan Gas Chromatography dan Mass Spectrometry (GCMS), dengan melalui beberapa tahapan yaitu ekstraksi sampel, uji senyawa fenolik, dan identifikasi senyawa fenolik dengan GCMS. Berdasarkan hasil penelitian dan identifikasi yang telah dilakukan pada ekstrak etanol rimpang lengkuas merah, dapat disimpulkan bahwa uji fitokimia menunjukkan rimpang lengkuas merah positif mengandung senyawa fenol. Dan dari hasil GCMS didapatkan beberapa senyawa fenol yang terkandung pada ekstrak etanol rimpang lengkuas merah, salah satunya senyawa dengan berat molekul 164 g/mol yang mempunyai rumus molekul C10H12O2.

Kata kunci : Lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch), senyawa fenol, ekstraksi, GCMS.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell Clifford J., Olaf A. Runquist dan Malcolm M. Campbell. 1982. Analisis Spektrum Senyawa Organik. Edisi ke 2. Penerjemah : Kosasih Padmawinata dan Iwang Soediro. Penerbit ITB. Bandung. Terjemahan dari : Spectrum Analysis of Organic Compound.

Fessenden Ralph J. dan Fessenden Joan S. 1982. Kimia Organik. Jilid 2. Edisi Ketiga. Penerjemah : Aloysius Hadyana Pudjaatmaka Ph. D. Penerbit Erlangga. Jakarta. Terjemahan dari : Organic Chemistry.

Gritter Roy J., James M. Bobbitt dan Arthur E. Schwarting. 1991. Pengantar Kromatografi. Edisi ke 2. Penerjemah : Kosasih padmawinata. Penerbit ITB. Bandung. Terjemahan dari : Introduction to Chromatography.

Handajani Noor Soesanti dan Tjahjadi Purwoko. 2008. Aktivitas Ekstrak Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga) Terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus spp. Penghasil Aflatoksin dan Fusarium moniliforme. Jurnal Biodiversitas Vol. 9 No. 3, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta : 161-164.

Harborne J. B. 1987. Metode Fitokomia Penentuan Cara Modern dan Analisis Tumbuhan. Penerbit ITB. Bandung

Kunia Kabelan. 2006. Lengkuas Merah. Pusat Bioteknologi ITB. Bandung.

Lenny Sofia. 2006. Isolasi dan Uji Bioaktifitas Kandungan Kimia Utama Puding Merah dengan Metoda Uji Brine Shrimp. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara.

Muhlisah Fauziah. 2007. Tanaman Obat Keluarga. Penebar Swadaya. Jakarta.

Nur M. Anwar. 1989. Spektroskopi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi IPB. Bogor.

Nurhayati Try. 2009. Isolasi, Identifikasi dan Uji Toksisitas Senyawa Flavanoid Ekstrak Etil Asetat Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia galanga L. Wild). [Skripsi]. Universitas Diponegoro. Semarang.

Nursal, Sri Wulandari dan Wilda Sukma Juwita. 2006. Bioaktifitas Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Roxb) dalam Menghambat Pertumbuhan Koloni Bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilis. Jurnal Biogenesis Vol. 2 (2), Universitas Riau : 64-66.

Parwata IM. Oka Adi dan P. Fanny Sastra Dewi. 2008. Isolasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri dari Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga L.). Jurnal Kimia 2 (2), Universitas Udayana Bukit Jimbaran : 100-104.

Suwandi Asridewi. 2009. Teknik Ekstraksi Gingerol pada Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale, Roscoe) Menggunakan Metode Perkolasi dengan Penambahan Basa, dan iidentifikasi dengan GCMS. [Skripsi]. Universitas Nusa Bangsa. Bogor.

Winarto W. P. 2007. Tanaman Obat Indonesia untuk Pengobat Herbal. Jilid 2. Karyasari Herba Media.

Downloads

Published

2017-11-25

How to Cite

Yuliani, N., Syawaalz, A., & Lisna, M. (2017). EKSTRAKSI DAN IDENTIFIKASI PENDAHULUAN GOLONGAN SENYAWA FENOL DARI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (Vieill) K. Sch). JURNAL SAINS NATURAL, 1(2), 111–118. https://doi.org/10.31938/jsn.v1i2.19

Metrics

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 
Loading...