TEPUNG TALAS VARIETAS BARU SEBAGAI BAHAN BAKU COOKIES KWT SAWARGI KELURAHAN SITU GEDE KECAMATAN BOGOR BARAT

Main Article Content

Febi Nurilmala
Nina Ariesta
Nurlela Nurlela
IGA Manik Widhyastini
Mia Azizah

Abstract

The purpose of the following community service activity is to educate KWT Sawargi members through counselling on the use of new varieties of taro plants Febi521 and its post-harvest processing for processed taro production houses, as well as preparing activity plans for implementing the use of new varieties of taro Febi521 and its post-harvest processing. The target group of this activity are the residents of the Women Farmers Group (KWT) Sawargi, Situ Gede Village, West Bogor District, Bogor City. This Community Service activity can be divided into three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of this activity have a positive impact on increasing knowledge and skills and have the potential to improve the economy of the community. KWT members have a new understanding of the new taro variety Febi521, which has the advantage of not itching due to low levels of calcium oxalate. KWT also knows the nutritional value of Febi521 taro. In addition, KWT members also understand Febi521's post-harvest processing techniques and skills in processing taro products in the form of cookies made from taro flour. Sustainability support of this activity, the team provided new varieties of taro seeds Febi521 and production tools for post-harvest processing of taro.

Keywords: taro; Febi521, post-harvest, taro flour, cookies
Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk edukasi kepada mitra KWT Sawargi melalui penyuluhan pemanfaatan tanaman talas varietas baru Febi521 dan pengolahan pascapanennya dan menyusun rencana aktivitas implementasi pemanfaatan tanaman talas varietas baru Febi521. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi dalam tiga tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Anggota KWT memiliki pemahaman yang baru tentang talas varietas baru Febi521 yang memiliki keunggulan tidak gatal karena rendahnya kadar kalsium oksalat. KWT juga memiliki pengetahuan tentang nilai gizi talas Febi521. Selain itu, para anggota KWT juga memahami teknik pengolahan pascapanen talas Febi521 serta memiliki keterampilan dalam mengolah produk olahan talas berupa cookies berbahan dasar tepung talas. Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan ini, tim memberikan bibit talas varietas baru Febi521 dan alat produksi olahan talas pascapanen.

Kata Kunci: talas, Febi521, pascapanen, tepung talas, cookies

Article Details

Section
Articles

References

Arif, A., Budiyanto, A., & Hoerudin. (2013). Nilai indeks glikemik produk pangan dan faktor-faktor yang memenuhinya. J. Litbang Pert, 32(2).

Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. (2020). Road map diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat non beras (2020-2024).

Badan POM RI. (2005). Peraturan Kepala BPOM No. HK 00.05.52.0685 tentang Ketentuan Pokok Pengawasan Pangan Fungsional.

Erni, N., Fadilah, R., & Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian, A. (2018). Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap sifat kimia dan organoleptik tepung umbi talas (Colocasia esculenta). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 4.

Foster-Powell, K., Holt, S. H., & Brand-Miller, J. (2002). International table of glycemic index and glycemic load values: 2002. Am J Clin Nutr, 76, 5–56.

Kafah, F. F. S. (2012). Karakteristik tepung talas (Colocasia esculenta (L.)Schott) dan pemanfaatannya dalam pembuatan cake. Institut Pertanian Bogor.

Nurilmala, F. (2020). PVT Talas Febi 521. http://pvtpp.setjen.pertanian.go.id/cms2017/berita-resmi/berakhirnya-pengumuman-permohonan-hak-pvt/talas-febi-521-2/

Nurilmala, F., Hutagaol, R., Widhyastini, I. M., Suharsono, & Widyastuti, U. (2015). Paten P00201507669 Metode pengembangan variasi genetik talas Bogor (Colocasia esculenta (L.) Schott. var. Bogor) untuk mendapatkan talas Bogor tinggi karbohidrat dan rendah kalsium oksalat (Patent No. P00201507669). PDKI .

Nurilmala, F., Hutagaol, R., Widhyastini, I. M., Widyastuti, U., & Suharsono. (2017). Somaclonal variation induction of Bogor taro (Colocasia esculenta) by gamma irradiation. Biodiversitas, Journal of Biological Diversity, 18(1), 28–33. https://doi.org/10.13057/biodiv/d180105.

Nurilmala, F., & Mardiana, D. (2019). Nutrients and anti-nutrients content analysis of bogor taro mutant clone (Colocasia esculenta). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 334(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/334/1/012070

Universitas Nusa Bangsa. (2018). Sertifikat tanda daftar varietastanaman talas Febi 521. PPVTPP Kementerian Pertanian.

Yanfika, H., Amanah, S., Tjitropranoto, P., Fatchiya, A., & Harijati, S. (2017). Kemandirian anggota kelompok wanita sawargi dalam keberlanjutan usaha pengolahan hasil pertanian di kelurahan Situ Gede kota Bogor. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 12(2), 1–15.