PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN PADA PENDEDERAN KE DUA IKAN LELE DUMBO YANG DIPELIHARA DI KOLAM TANAH
DOI:
https://doi.org/10.31938/jsn.v1i1.5Abstract
Effect of Feed Frequency on Second Rearing Larvae of Catfish Culture in Earthen Pond.
         Breeding is an important part in business scale of catfish. The critical time of catfish culture is in second rearing of larvae (from 2-3 cm to 8-10 cm) due to their canibalism. The successibility of seed rearing is depend on continuesly feed reservation, including feed management. The objective of this research was to get information about feed frequency given to seed reared in earthen pond. Research was conducted using farmer’s earthen pond in Pabuaran, Kemang Bogor district. Cat fish seed originated from farmer located in Bogor, with size of 2-3 cm per each and stocking density of 100 fish/m2. Treatments were feed frequency i.e. 2x; 4x and 6x in a day or night. Observed parameter were survival and growth rate, including water quality. Block Randomized Design of Experiment were used with two replications. Samping was conducted every 7 days. Result showed that there was statistically significant differences (P<0.05) among treatment in survival rate, while no statistically differences in growth rate of seeds length and weight. Feed frequency 2x at night gived the best result of survival rate and percentage of â€filter selection†was up to 80% and 37.76% respectivelly.
Keywords : Feed frequency, second rearing, catfish
Â
ABSTRAK
         Salah satu skala bisnis ikan lele yang penting adalah pembenihan. Pada pembenihan lele, masa kritis salah satunya ditemui pada tahapan pendederan kedua (dari ukuran 2-3 cm ke 8-10 cm). Keberhasilan pendederan ini sangat tergantung pada kesediaan pakan yang kontinu, sehingga dapat menekan kanibalisme yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan informasi frekuensi pakan yang diberikan dengan tepat pada  pendederan ikan lele yang dipelihara di kolam tanah. Penelitian ini dilaksanakan di kolam tanah di daerah pabuaran, Kemang, Bogor. Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan lele ukuran ± 2-3 cm/ekor, dengan kepadatan 100 ekor/m2. Perlakuan yang diamati adalah frekuensi pemberian pakan, yaitu i) 2x, ii) 4x dan iii) 6x, baik dilakukan pada siang maupun malam hari. Secara garis besar parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan, dan kelangsungan hidup serta sifat fisika dan kimia air. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak blok yaitu berupa waktu siang dan malam dengan 2 ulangan waktu. Sampling dilakukan 7 hari sekali. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan yang nyata (P<0,05) dari perlakuan terhadap sintasan benih, namun tidak berbeda nyata pada laju pertumbuhan harian berat dan panjang benih. Pemberian pakan dengan frekuensi 2x pada malam hari memberikan pengaruh yang terbaik dengan sintasan mencapai 80%, dengan persentase lolos saring mencapai 37.76%.
Kata kunci : frekuensi pakan, pendederan 2, ikan lele
Downloads
References
Effendi, I. 1985. Fisiologi Ikan. Kuliah Mata Ajaran Fisiologi. Fakultas Perikanan IPB.
Lee, S. M., et. al. 2000. Effects of feeding frequency and dietary moisture content on growth, body composition and gastric evacuation of juvenile Korean rockfish (Sebastes schlegeli). Aquaculture 187: 399–409.
Lovell, R. T. 2002. Diet and Fish husbandry. In. Fish Nutrition third edition. Ed. by J. E. Halver and R. W. Hardy. Academic Press. 703-754p
Nugroho, E. 2007. Kiat agribisnis lele. Penebar Swadaya. Jakarta. 73p.
National Research Council. 1983. Nutrient requirement of warm water fishes and shellfish. National Academy of Science. Washington D.C. 102 p.
Setiawan, A. dan A. Priyadi. 2009. Relasi pertumbuhan dan ransum harian pada benih ikan lele (Clarias batrachus L.). Jurnal Riset Akuakultur Vol.4 No. 3 hal. 341-347.
Sudjana. 1995. Desain dan analisis eksperimen. Edisi IV. Tarsito. Bandung.
Suhenda, N. 1988. Pertumbuhan benih ikan lele (C. batrachus) yang mendapat ransum dengan kadar protein dan energy yang berbeda. Bulletin Penelitian Perikanan Darat Vol. 7 No. 2. 23 hal.
Sutarmat, T., at. al. 2004. Studi frekuensi pemberian pakan ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) dengan ukuran yang berbeda. Jurnal penelitian perikanan Indonesia volume 10, No.1.
Sutarmat, T., at. al. 2002. Pendederan benih kerapu bebek (Cromileptes altivelis) dalam keramba jaring apung dengan frekuensi pemberian pakan yang berbeda. Prosiding seminar ribtek kelautan perikanan. Hal 170-174.
Zonneveld, N., E. A. Huisman dan J. H. Boon. 1991. Prinsip - prinsip budidaya ikan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 100 hal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Sri Sundari, Estu Nugroho, Jojo Subagja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















