Aplikasi pupuk organik cair ampas kopi dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.)

Main Article Content

muhammad nur thaariqi
Boy Riza Juanda
Iwan Saputra

Abstract

Penurunan produksi kakao di Indonesia memerlukan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan bibit, antara lain melalui pemanfaatan pupuk organik dan penggunaan media tanam yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) ampas kopi, komposisi media tanam, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Langsa, Aceh, pada April–Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis POC ampas kopi, yaitu (P0) 0 ml/L air, (P1) 30 ml/L air, (P2) 50 ml/L air, dan (P3) 70 ml/L air, sedangkan faktor kedua adalah komposisi media tanam berupa tanah top soil, arang sekam, dan pupuk kandang sapi dengan perbandingan 1:1:1 (M­­1), 1:2:1 (M2), dan 2:2:1 (M3). Parameter yang diamati meliputi tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, berat basah akar, berat basah tajuk, dan berat kering tajuk. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5% apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC ampas kopi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 8 minggu setelah tanam (MST), dengan rata-rata tertinggi pada perlakuan tanpa POC (P0), yaitu 11,44 helai, dan terendah pada (P3), yaitu 10,07 helai. Komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit dan jumlah daun pada umur 8 MST. Perlakuan (M2) menghasilkan tinggi bibit tertinggi, yaitu 21,79 cm, dan jumlah daun tertinggi, yaitu 11,47 helai. POC ampas kopi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan lainnya, sedangkan komposisi media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang, jumlah daun pada umur 4 dan 6 MST, panjang akar, berat basah akar, berat basah tajuk, dan berat kering tajuk, serta tinggi bibit pada umur 4 dan 6 MST. Interaksi antara POC ampas kopi dan komposisi media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
thaariqi, muhammad nur, Juanda, B. R., & Saputra, I. (2026). Aplikasi pupuk organik cair ampas kopi dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 7(2), 16–30. Retrieved from https://ejournalunb.ac.id/AGRI/article/view/1017
Section
Articles

Metrics

References

Agustina, L. 2019. Dasar Nutrisi Tanaman. Rineka Cipta: Jakarta

Amir,Y., Rahmad., Akbar Y. 2022. Pengaruh pemberian beberapa takaran air cucian beras terhadap pertumbuhan benih pada pembibitan kakao (theobroma cacao l.). Jurnal Embrio (14) ( 1 ) (18-28).

Badan Pusat Statistik Indonesia, 2024. Statistik kakao Indonesia 2023 Jakarta: Badan Pusat Statistik Indonesia.

Buntoro, B. H., Rogomulyo, R., Trisnawati, S. 2014. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Intensitas Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Jurnal Vegetalika, 3(4), 11-24.

Burhanudin, M. A. 2021. Pengaruh Berbagai Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) di Polybag. Skripsi. Jurusan Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Batanghari Jambi. Jambi.

Bustami., Sufardi., Bakhtiar. 2012. Serapan Hara dan Efisiensi Pemupukan Phosfat Serta Pertumbuhan Padi Varietas Lokal. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 1 (2) : 159 – 170.

Daryadi, D., Ardian, A. 2017. Pengaruh Pemberian Kompos Ampas Tahu dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jom Faperta, 4(2), 1-14.

Dewi, R. S., Sumarsono., Fuskhah E. 2021. Pengaruh Pembenah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Padi pada Tanah Asal Karanganyar Berbasis Pupuk Organik Bio-Slurry. Jurnal Buana Sains 21(1): 65-76

Hasyim, U., Ashma, F. M., Setiawan, A., Setiawan, O. N., Salsabila, M. 2021. Pupuk Organik Cair Dari Rumput Laut. Yogyakarta: CV. Bintang Semesta Media.

Hidayat, F., Yetti, H., Putra, S. I. 2014. Pengaruh pemberian beberapa konsentrasi urin sapi terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 1(2), 1–11.

Kartasapoetra. 2008. Klimatologi Pengaruh Iklim Terhadap Tanah dan Tanaman. Sinar Grafika Offset. Jakarta

Laia M., Luaha, S ., Marpaung, R.G.2021. Pertumbuhan bibit kakao dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK. Jurnal Agrotekda. Vol 5 No 1 98-112.

Lubis, M,Y. dan Sipayung, R. 2019. Tanggap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap berbagai komposisi media tanam dan frekuensi penyiraman. Jurnal Pertanian Tropik, 6(1), 1-10.

Masnang, A. Rosyad, A. 2024. Pelatihan pembuatan media tanam untuk mendukung ketahanan pangan mandiri rumah tangga kelompok PKK. Journal Of Empowerment Vol. 5, NO. 1 hal. 34-40.

Gulo, N. A., Mendrofa, A. I. P., Lase, B. V. L., Mendrofa, C. F., Telaumbanua, I. V., & Laia, I. S. (2024). Kurangnya unsur hara pada tanaman cabai merah serta pemeliharaannya. Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan, 1(3), 13-20.

Mulyani, C., Iswahyudi., Juanda, B.R. 2020. Analisissis Faktor-Faktor Kelembagaan yang Mengancam Pengelolaan Perkebunan Kakao Rakyat Di Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 9(2) : 171-179.

Murnita., Taher, Y.A. 2021. Dampak Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Produksi Tanaman Padi (Oriza Sativa L.). Jurnal Menara Ilmu 14 (2) : 1-12.

Mursalin. 2020. Pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Agrotropika Hayati Vol. 7. No. 3

Nada, D. H., Abi, F. D. Y. P., & Nadut, A. (2025). Pengaruh waktu dan metode fermentasi terhadap kandungan C, N, P, K dalam pupuk organik cair dari limbah air kelapa tua, limbah buah-buahan dan molase. Agroteknika, 8(1), 54–64.

Safitri, L. R. N. 2021. Pengaruh Pemberian Ekstrak Rebung Bambu Betung Terhadap Pertumbuhan Stek Vanili (Vanilla planifolia Andrews.). Skripsi. Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan. Politeknik Negeri Jember.

Segara, B., Heniyati H., Yopie, M. 2015. Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Pupuk NPK Majemuk terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Stadia Pre Nursery. Jurnal Klorofil 10 (2) : 68 – 75.

Suntoro, & Astuti, P. (2014). Pengaruh waktu pemberian dan dosis pupuk NPK Pelangi terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis varietas Sweet Boys (Zea mays saccharata Sturt). Jurnal AGRIFOR, XIII(2).

Tsaniyah, I., Daesusi, R. 2020. Pengaruh Pemberian Ampas Kopi Sebagai Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens). Jurnal Pedago Biologi. Vol. 8 No.1 hal. 58–63.

Waskhita., P.B Hartini. 2021. Pengaruh Dosis dan Waktu Aplikasi POC Ampas Kopi terhadap Pertumbuhan Benih Tebu Bud Set Varietas Cening. Agrotekma. Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian. 5 (2) : 93-100.

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.