ANALISIS VEGETASI GULMA PADA PERTANAMAN JAGUNG DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGENDALIAN GULMA DI LAMBUNG BUKIT, PADANG, SUMATERA BARAT

Ade Ayu Oksari

Abstract


The Vegetation Analysis of Weeds in Corn (Zea mays L.) Plantation and Its Conjunction with Weed Control in Lambung Bukit, Padang, West Sumatra

         Research about the vegetation analysis of weeds in corn (Zea mays L.) plantation and its conjunction with weed control in Kelurahan Lambung Bukit, Padang, West Sumatra had been conducted from March to Juny 2011 by using systematic squares method of 10 total plots with size 1x1 m2. It was found consist of 10 families, 15 genera,16 species and 1892 individuals weeds. Spermacoce alata (Rubiaceae) showed the highest value of Summed Dominance Ratio (23,17%) and the lowest rate of SDR Hedyotis sp., Cyperus cephalotes and Amaranthus sp. (0,65%). The diversity index of the weeds was H'= 1,2005 (moderate). Integrated weed management is a concept that prioritizes natural control by creating environmental conditions that not favorable for the development of weeds and improve the competitiveness of crops against weeds.

Keywords: Weeds, corn, composition, structure, control

 

ABSTRAK

         Penelitian mengenai analisis vegetasi gulma pada pertanaman jagung dan hubungannya dengan pengendalian gulma di Kelurahan Lambung Bukit, Padang, Sumatera Barat telah dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juni 2011. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Metode Kuadrat sebanyak 10 plot dengan ukuran 1x1 m2. Pada penelitian ini didapatkan 10 famili, 15 genus, 16 jenis, dan 1892 individu gulma. Gulma yang memiliki nilai SDR tertinggi yaitu gulma jenis Spermacoce alata famili (Rubiaceae) dengan nilai Summed Dominance Ratio (SDR)  23,17 % dan nilai SDR terendah Hedyotis sp., Cyperus cephalotes dan Amaranthus sp. (0,65%). Nilai indeks dari keanekaragaman jenis gulma berada pada nilai H’ = 1,2005 (sedang). Pengelolaan gulma terpadu merupakan konsep yang mengutamakan pengendalian secara alami dengan menciptakan keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan bagi perkembangan gulma dan meningkatkan daya saing tanaman terhadap gulma

Kata Kunci: Gulma, Jagung, Komposisi, Struktur, Pengendalian

Full Text:

PDF

References


Altop, E.K., and H. Mennan. 2011. Genetic and morphologic diversity of Echinochloa crus-galli populations from different origins. Phytoparasitica 39, 93-102.

Backer. 1973. Atlas Of 220 Weeds Of Sugarcane Field In Java. Jakarta.

Buchler, D.B., J.D. Doll, R.T. Proost, and M.R. Visocky. 1995. Integrating mechanical weeding with reduce herbicide use in conservation tillage corn production systems. Agron. J. 87:507-512.

Clements, D.R., S.F.Wiese, R. Brown, D.P. Stonehouse, D.J. Hume, and C.J. Swanton. 1995. Energy analysis of tillage and herbicide inputs in alternative weed management systems. Agriculture, Ecosystems and Environment. 52:119-128.

Efendi, R. dan A.F. Fadhly. 2004. Pengaruh sistem pengolahan tanah dan pemberian pupuk NPKZn terhadap pertumbuhan dan hasil jagung. Risalah Penelitian Jagung dan Serelaia Lain. 9:15-22.

Ewusie, J. Y. 1990. Pengantar Ekologi Tropika. ITB Press. Bandung.

Fadhly, A. F, dan F. Tabri. 2007. Pengandalian Gulma pada Pertanaman Jagung.http://balit.litbang.co.id.bukujagung.pdf. 02 April 2016.

Johnston and Gillman. 1995. Tree Population Study in ow Diversity Forest Guyana.i. Floristic Composition and Stand Structure. Biodiversity and Conversation. 4;339-362.

Kastanja, A.Y. 2012. Identifikasi Jenis dan Dominansi Gulma Pada Pertanaman Padi Gogo. (Studi Kasus di Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara). Balai Penyuluhan Pertanian. Halmahera Utara.

Le Roy G. Holm, Ronald L.Plucknett, Juan V. Pancho, James P. Herberger .1988. The World’s Worst Weeds. University Press Of Hawai.

Melinda, L.H., M.D.K. Owen, and D.D. Bucher. 1998. Effects Of Crop And Weed Management On Density And Vertical Distribution Of Weed Seeds In Soil. Agron. J. 90:793-799.

Moenandir, J . 1990. Persaingan Tanaman Budidaya Dengan Gulma. Penerbit CV. Rajawali.Jakarta.

Moenandir, J. 1993. Ilmu Gulma Dalam Sitem Pertanian. PT. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Purwono dan Hartono, R. 2008. Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rizal, A. 2004. Penentuan kehilangan hasil tanaman akibat gulma. Dalam: S. Tjitrosemito, A.S. Tjitrosoedirdjo, dan I. Mawardi (Eds.) Prosiding Konferensi Nasional XVI Himpunan Ilmu Gulma Indonesia, Bogor, 15-17 Juli 2003. 2: 105-118.

Rukmana, H.R. dan U.S. Saputra. 1999. Gulma dan Tehnik Pengendalian. Kanisius. Jakarta.

Soerjani, M. Koestermans, A.J.G.H and G. Tjitrosoepomo, 1987. Weed of Rice in Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.

Staniforth, D.W., and A.F. Wiese. 1985. Weed biology and its relationship to weed control in limited tillage systems. In: A.F. Wiese (Ed.). Weed Control in Limited Tillage Systems. Weed Sci. Soc. Am. Champaign. IL. p.15-25.

Suarni., 2001. Tepung Komposit Sorgum, Jagung, dan Beras untuk Pembuatan Kue Basah (cake). Risalah Penelitian Jagung dan Serealia Lain. Balai Penelitian Tanaman Jagung dan Serealia. Maros.

Suryaningsih, M. Joni dan A. A. K. Darmadi. 2011. Inventarisasi Gulma Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Di Lahan Sawah Kelurahan Padang Galak, Denpasar Timur, Kodya Denpasar, Provinsi Bali. Jurnal Simbiosis. Universitas Udayana. Bali.

Tjokrowardojo, A.S. dan E. Djauhariya. 2011. Gulma dan Pengendaliannya Pada Budidaya Tanaman Nilam. Nilam (Pogostemon cablin Benth): Status Teknologi Hasil Penelitian Nilam. p.40-49.

Tollenaar, M., A.A. Dibo, A. Aquilera, S.F. Weise, and C.J. Swanton. 1994. Effect of weed interference and soil nitrogen on four maize hybrids. Agron. J. 86:596-601.

Odum, E. P. 1996. Dasar-Dasar Ekologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Okunade, A.L. 2002. Ageratum conyzoides L. Asteraceae. Fitoterapia. 73: 1-16.

Violic, A.D. 2000. Integrated crop menagement. In: R.L. Paliwal, G. Granados, H.R. Lafitte, A.D. Violic, and J.P. Marathee (Eds.). Tropical Maize Improvement and Production. FOA Plant Production and Protection Series, Food and Agriculture Organization of The United Nations. Rome, 28:237-282.




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v4i2.85

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Sains Natural



 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.