Diversity of Mammals in 8 Years of Jati (Tectona grandis Linn. f) Unggul Nusantara (JUN)

Main Article Content

Tun Susdiyanti
Ken Dara Cita
Nia Yuliani
Noval Diantama
Dwi Agus Sasongko

Abstract

Mammals had several ecological functions and roles. The existence of mammals plays an essential role in the balance of natural ecosystems. The Experimental garden in Cogreg Village is one of the possible places to become a habitat for a diversity of mammals. The diversity of mammals found and identified in the Cogreg Experimental Garden consists of 6 types: Pteropus vampyrus, Tupaia javanica, Callosciurus notatus, Rattus argentiventer, Herpestes javanicus, and Suncus murinus, with a total of 165 individuals. The mammal habitat found in the Cogreg Experimental Garden is secondary forest or JUN Forest (Tectona grandis Linn. f) with INP Index of 195.91%.

Keywords:  Diversity;  Mammals;  Cogreg; Habitat

Keanekaragaman Mamalia pada Tegakan Trubusan Jati (Tectona grandis Linn. f) Unggul Nusantara (JUN) Umur 8 Tahun

ABSTRAK

Mamalia memiliki beberapa fungsi dan peran ekologis. Keberadaan mamalia sangat berperan penting dalam keseimbangan ekosistem alam. Kebun Percobaan di Desa Cogreg adalah salah satu tempat yang memungkinkan untuk menjadi habitat bagi keanekaragaman mamalia. Keanekaragaman mamalia yang ditemukan dan teridentifikasi di Kebun Percobaan Cogreg terdiri dari 6 jenis mamalia Pteropus vampyrus, Tupaia javanica, Callosciurus notatus, Rattus argentiventer, Herpestes javanicus, dan Suncus murinus dengan jumlah total keseluruhan 165 individu. Habitat mamalia yang terdapat di Kebun Percobaan Cogreg yaitu hutan sekunder atau hutan tegakan Jati (Tectona grandis Linn. f) Unggul Nusantara (JUN) dengan indeks nilai penting (INP) sebesar 195,91%.

Kata Kunci: Keanekaragaman; Mamalia; Cogreg; Habitat

Article Details

How to Cite
Susdiyanti, T., Cita, K. D., Yuliani, N., Diantama, N., & Sasongko, D. A. (2023). Diversity of Mammals in 8 Years of Jati (Tectona grandis Linn. f) Unggul Nusantara (JUN). JURNAL SAINS NATURAL, 13(1), 21–30. https://doi.org/10.31938/jsn.v13i1.395
Section
Articles

References

Anggritas, Nasihin, I., Nendrayana, Y. (2017). Keanekaragaman Jenis dan Karakteristik Habitat Mamalia Besar di Kawasan Hutan Bulat Bahohor Desa Citapen, Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan. Wanaraksa, 11(1), 21-29.

Cardillo, M., et al. (2015). Multiple causes of high extinction risk in large mammal species. Science, 309 (5738), 1239 - 1241.

Cassano, C.R., Barlow, J., Pardini, R. (2014). Forest loss or management intensification? Identifying causes of mammal decline in cacao agroforests. Biological Conservation. 169, 14-22.

Cita, K. D., Adila, R. A., Hardianto, R. I., Adib, M. F., & Setyaningsih, L. (2022). Wildlife Camera Trapping: Estimating the Abundance of Sumatran Tiger’s Prey in Way Kambas National Park. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 959(1), 012020. https://doi.org/10.1088/1755-1315/959/1/012020

Cita, K. D., & Budiman, M. A. K. (2019). Bird Diversity and Its Association in Mangrove Habitats of Teluk Bintuni Regency, West Papua. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 394(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/394/1/012006

Etana, B., Atickem, A., Tsegaye, D., Bekele, A., Beenhouwer, M., Hundera, K., Lens L., Fashing P.J., Stenseth, N.C. (2021). Traditional shade coffee forest systems act as refuges for medium- and large-sized mammals as natural forest dwindles in Ethiopia. Biological conservation. 260, 1-11.

Ferreira, A.S., Peres, C.A., Dodonov, P., Cassano, C.R. (2020). Multi scale mammal responses to agroforestry landscapes. Agrofor syst, 1-11

Jenaro, A. V., Lidiawati, I., & Rusli, A. R. (2019). Biaya Produksi Penebangan Dan Penyaradan Kayu Jati (Tectona grandis Linn. f) Unggul Nusantara di Kebun Percobaan Universitas Nusa Bangsa. Jurnal Nusa Sylva, 18 (2), 73 - 81.

Junaidi, Rizaldi, Novarino W. (2012). Inventarisasi Jenis-Jenis Mamalia di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas dengan Menggunakan Camera Trap. Jurnal Biologi Universitas Andalas (J.Bio UA), 1(1), 27-34.

Kuswanda, W., & Abdullah, S.M. (2010). Pengelolaan Populasi Mamalia Besar Terestrial di Taman Nasional Batang gadis, Sumatra Utara. Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 7(1): 59-74.

Lekagul, B. & J. cNeely. (1988). Mammals of Thailand: 566-568. Association for the Conservation of Wildlife, Bangkok.

Maryanto. (2003). Taxonomic status of the ricefield rat Rattus argentiventer (Robinson and Kloss, 1916) (Rodentia) from Thailand, Malaysia and Indonesia based on morphological variation. Records of the Western Australian Museum 22, 47 - 65.

Mustari, A.H., Surono, H., Mansyur, F.I. (2011). Keanekaragaman Jenis Mamalia di Taman Nasional Bantimurung Bulusarung, Sulawesi Selatan. Media Konservasi, 16 (3),156 - 161.

Mustari, A.H., Zulkarnain, I., Rinaldi, D. (2014). Keanekaragaman Jenis dan Penyebaran Mamalia di Kampus Dramaga Bogor. Media Konservasi 19 (2), 117 - 125.

Nugara, T.H., Susdiyanti, T., Setyaningsih, L. (2017). Keanekaragaman Satwa Liar Pada Tegakan Jati Unggul Nusantara (JUN) Umur 5 Tahun di Kebun Percobaan Universitas Nusa Bangsa Bogor. Jurnal Nusa Sylva. 2 (2), 143-154.

Odum, E. P. (1971). Fundamental of Ecology. WB Soundres Co. Philadelphia – London. Toronto.

Poor, E.E., Shao, Y., Kelly, M.J. (2019). Mapping and Predicting Forest Loss in Sumatran Tiger Landscape from 2002 to 2050. J Environ Manage, 231, 397-404

Santosa, Y., Ramadhan, E.P, Rahman, D.A. (2008). Studi Keanekaragaman Mamalia pada Beberapa Tipe Habitat di Stasiun Penelitian Pondok Ambung Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah. Media Konservasi, 13(3), 1-7.

Susdiyanti, T., Cita, K.D., Izzatin, A., & Kusno, W. (2020). Distribution Patterns And Habitat Of Mammals In Mandalawangi Resort Of Mount Gede Pangrango National Park. In Indonesian Journal of Applied Research, 1.

Suyanto, A., & Semiadi, G. (2004). Keragaman Mamalia Disekitar Daerah Penyangga di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Berita Biologi, 7 (1 & 2), 87 - 94.

Suyanto ,A. (2008). Keanekaragaman Mamalia Kecil di Hutan Lindung Gunung Lumut, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur. Zoo Internasia, 17(1), 1-6.