PENGARUH LIMBAH CAIR TAMBANG BATUBARA TERHADAP KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DI SUNGAI KARANG MUMUS

Fachruddin Azwari, D. Suprapto

Abstract


Limbah cair pertambangan batubara merupakan limbah yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, termasuk komunitas makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui perbedaan komunitas makrozoobentos di bagian perairan Sungai dan mengetahui pengaruh limbah cair kegiatan pertambangan batubara pada kualitas perairan Sungai. Metode penelitian adalah penelitian kuatitatif dimana komunitas makrozoobentos yang diukur berdasarkan pengambilan sampel di lokasi stasiun-stasiun yang telah ditetapkan dan uji laboratorium. Pengolahan data mengunakan indeks Indeks Keanekaragaman (H'),Indeks Keanekaragaman Shannon – Wiene dan Indeks Dominansi (C). Hasil penelitian menunjukan bahwa limbah cair yang dihasilkan berperan dalam menurunkan kualitas air Sungai, ditandai dengan Indeks Keanekaragaman (H') pada stasiun I rata-rata 1,65 ; stasiun II Indeks Keanekaragaman (H') rata-rata 0; stasiun III Indeks Keanekaragaman (IT) rata-rata 1,08 ; stasiun IV Indeks Keanekaragaman (H') rata-rata 1,6 dan berdasarkan Indeks Keanekaragaman Shannon - Wiener diperoleh informasi bahwa stasiun I dan stasiun IV termasuk kategori perairan tercemar ringan, stasiun III termasuk kategori perairan tercemar sedang, dan stasiun II termasuk kategori perairan tercemar berat, perubahan parameter fisik kimiawi perairan akan mempengaruhi nilai indeks keanekaragaman jenis makrozoobentos dan indeks dominansi. Jenis makrozoobentos,  nilai Indeks Dominansi (C) rata-rata pada stasiun II merupakan nilai yang tertinggi yang didapatkan (C = 0,89), karena perairan air sungai sudah mulai terkena limbah pertambangan batubara, dan menyebabkan organisme makrozoobentos yang tidak toleran dengan pencemaran akan berpindah atau mati, sedangkan yang toleran terhadap pencemaran akan bertahan hidup. Jenis yang bertahan adalah kelompok Oligochaeta jenis Lumbriculus sp.


Keywords


Batu Bara; Komunitas Makrozoobentos; Limbah Cair

Full Text:

PDF

References


Anonim, 1982, Laporan Pertemuan Teknis Budidaya Ikan, Direktorat Bina Produksi Dirjen Perikanan, Jakarta

Anonim, 1999, Indonesian Mining Industry Survey, PWC Global Energy and Mining Group, Jakarta.

Anonim, 2002, Keputusan Gubernur Kaltim No 26 Tahun 2003 Tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri dan Usaha Lainnya dalam Propinsi Kaltim, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda

Colinvaux, 1986, Ecology. John Wiley & Sons, New York.

Dhahiyat, Y., dan Sutisna, E., dan Hasan, Z,. 2002. Struktur Komunitas Makrozoobentos SebagaiIndikator Kualitas Lingkungan Perairan Situ Lengkong Kabupaten Ciamis, Limnotek Vol DC, Jakarta

Dharma, B., 1988. Siput dan Kerang Indonesia (Indonesian Sheik) Buku I dan II. PT SaranaGraha, Jakarta

Gorny, M and Grum, L., 1993. Methods in Soil Zoology. Polish Scientific Publishers, Warsawa.

Haslam, S.M., 1990, River Pollution An Ecological Perspective, Belhaven Press, London.

Hawkes, 1979, Invertebrates As Indicator of River Water Quality, John Willey And Sons Ltd, Toronto.

Hellawell, J.M., 1989, Biological Indicators of Freshwater Pollution And Environmental Management, Elsevier Applied Science Publisher Ltd, London.

Hutabarat S., dan Evans, 1985. Pengantar Oseanografi,UI Press, Jakarta.

Koesoebiono, 1979, Dasar-dasar Ekologi Umum,Ekologi Perairan, Jurusan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, IPB, Bogor.

Kovacs, 1992, Biological Indicators In Environmental Protection, Ellis Horwood Limited, England.

Kramadibrata, H.I., 1999. Ekologi Hewan. Jurusan Biologi. FMJPA ITB, Bandung

Kristanto, P,. 2002, Ekologi Industri, LPPM Universitas Kristen PETRA Surabaya, Penerbit ANDLYogyakarta.

Lee CD, Wong S.B dan Kuo C.L, 1978, Benthic Macroinvertebrate And Fish As Biological Indicators Of Water Quality With Reference To Community Diversity Index, rialam: Water Pollution Controll In Developing Countries, Asian Institute of Technology, Bangkok.

Pennak, R.W., 1978, Freshwater Invertebrates, John Willey and Sons, New York.

Salim, H,. 1996, Impact and Management of Coal Residu (Fly Ash) with Special Reference to Liqiud and Solid Wastes, Paper Presented in Clean Coal Technology, Jakarta Convention Centre, Jakarta)

Sudarsono, Arie£ 2003, Preparasi dan Pencucian Batubara, Departemen Teknik Pertambangan, ITB, Bandung

Trihadiningrum, Y. dan Tjondronegoro, L., 1998, Makro Invertebrata Sebagai Bioindikator Pencemaran Badan Air Tawar Di Indonesia :Siapkah Kita ? Artikel Lingkungan dan Pembangunan.

Wardoyo, S., 1978, Kriteria Kualitas Air untuk Keperluan Pertanian dan Perikanan, IPB, Bogor.




DOI: https://doi.org/10.31938/jns.v16i1.180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Nusa Sylva sudah terindeks di :

 

Copyright©2018 | Jurnal Nusa Sylva

e-ISSN 2797-4502

p-ISSN 1412-4696