RESPON TANAMAN SAWI PADA BERBAGAI FREKUENSI PEMBERIAN AIR DI WADAH TANAM BATANG PISANG

Main Article Content

Herman Herman
Andi Masnang
Sulassih Sulassih

Abstract

Abstract 

Water soil reduction during the dry season impact on production failure, therefore it is necessary to use water efficiently. The purpose of the study was to determine the effect of watering frequency and composition of planting media on the growth and yield of mustard (Brassica juncea L) planted using banana stem planting containers. The study used a 2 factorial Completely Randomized Design (CRD). First factor was planting media: M1 = 50% husk, 25% soil, 25% goat manure (2:1:1), M2 = 25% husk, 50% soil, 25% goat manure (1:2:1) , M3 = Husk 25%, soil 25%, goat manure 50% (1:1:2), M4 = 100% Soil. Second factor was: the frequency of watering every day (S1), the frequency of watering every 3 days (S2), and watering every 6 days (S3). The results showed that the composition of the planting media M1, M2 and M3 showed different effects on the treatment of M4 soil media without husks and manure on plant height, leaf length, number of leaves, and harvest weight. There was no significant difference between M1, M2 and M3 treatments on plant growth and leaf wet weight yield. The highest leaf wet weight was found in the M1 treatment, which was 3,8 times higher than the M4 treatment. The frequency of watering also affects the growth and yield of leaf wet weight. The results of the highest leaf wet weight in the S1 treatment, the frequency of watering once a day was 2 times higher than the frequency of watering every 3 days.

Abstrak

Penurunan kadar air di dalam tanah pada musim kemarau dapat berdampak pada kegagalan produksi, oleh karena itu perlu efisiensi penggunaan air. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L) yang di tanam menggunakan wadah tanam batang pisang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial. Faktor pertama yaitu media tanam: M1 = Sekam 50%, tanah 25%, pupuk kandang kambing 25% (2:1:1), M2 = Sekam 25%, tanah 50%, pupuk kandang kambing 25% (1:2:1), M3 = Sekam 25%, tanah 25%, pupuk kandang kambing 50% (1:1:2), M4 = 100% Tanah. Faktor kedua yaitu penyiraman: frekuensi penyiraman setiap hari (S1), frekuensi penyiraman 3 hari sekali (S2), dan penyiraman 6 hari sekali (S3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam M1, M2 dan M3 memperlihatkan pengaruh yang berbeda terhadap perlakuan M4 media tanah tanpa sekam dan pupuk kandang pada tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan bobot panen. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan M1, M2 dan M3 pada pertumbuhan tanaman dan hasil bobot basah daun. Bobot basah daun tertinggi terdapat pada perlakuan M1 3,8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan M4. Frekuensi penyiraman juga mempengaruhi pertumbuhan dan hasil bobot basah daun. Hasil bobot basah daun tertinggi pada perlakuan S1 frekuensi penyiraman setiap hari sekali 2 kali lebih tinggi dibandingkan perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali.

Article Details

Section
Articles

References

Badih, Saleh, S., & Rahmayanti, F. D. (2021). Pengaruh Komposisi Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L. ). Jurnal Agrisia, 13(2), 1–20.

Bhoki, M., Jeksen, J., & Darwin Beja, H. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). Agro Wiralodra, 4(2), 64-68.

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Hortikultura. [diunduh pada 10 – 09 -2022] https: // www. bps.go.id/ ind icator/55/61/3/produksi – tanaman -sayuran.html

Damayanti, N. S., Widjajanto, D. W., & Sutarno, S. (2019). Pertumbuhan dan produksi tanaman sawi Pakcoy (Brassica rapa l.) akibat dibudidayakan pada berbagai media tanam dan dosis pupuk organik. Journal of Agro Complex, 3(3),142-150.

Gole, I. D., Sukerta, I. M., & Udiyana, B. P. (2019). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Agrimeta, 9(18), 46-51.

Gustia, H. (2014). Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan, 1(1), 12-17.

Imbiri, K., Jannah, A., & Masnang, A. (2021). Respon Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Pada Beberapa Media Tumbuh Organik. Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 2(1), 1-8.

Karnilawati, Mawardiana, & Asmayani, N. (2018). Pemanfaatan Batang Pisang Semu Sebagai Pot dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Prosiding Seminar Nasional Biotik 2018. ISBN: 978-602-60401-9-0. 649-654.

Marwadi, M., Masnang, A., & Wahid, P. (2020). Efektivitas Dosis Pemberian Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan Rumput Peking (Zoysia matrella (L) Merr). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 1(1), 22-28.

Masnang, A., Andriyanty, R., Hendri, A., & Djannah, A. (2019). Pembinaan Kelompok Tani untuk Optimalisasi Lahan Sempit Berbasis Konservasi Tanah. Ethos (Jurnal Penelitian Dan Pengabdian), 7(1), 18-27.

Missdiani, M., Lusmaniar, L., & Hariyani, P. (2020). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Hayati Agrobost terhadap Pertumbuhan Dan Produksitanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) dalam Polybag. Agronitas, 2(2), 17-30.

Mustaman, M., & Fatman, M. (2018). Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Pupuk Kandang dan Media Tanam yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 2(2), 88-92.

Nurmawati, N. (2016). Vertikultur Media Pralon Sebagai Upaya Memenuhi Kemandirian Pangan Di Wilayah Peri Urban Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang, 4(2), 19-25.

Patima, S., Samudin, S., & Yusuf, R. (2014). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Yang Tumbuh Pada Berbagai Media Tanam dan Pemberian Pupuk Organik Cair. J. Agroland, 21(2), 86-94.

Pratiwi, A. (2021). Pengaruh Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Buncis (Phaseolus vulgaris L.). Konservasi Hayati, 17(2), 75–84.

Qibtiyah, M., Kholiq, H., & Anam, C. (2021). Kajian Macam Jarak Tanam dan Dosis Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutencens L.). Agroradix : Jurnal Ilmu Pertanian, 5(1), 19-26.

Rahman, M. R., Pratiwi, A. D. Y., Mardiati, A. U., Ideatami, D., Udlhi, L. R., Hakim, L. A. R., Rahman Hakim, L. A., Putri, P. A., Ariyaningsih, P., Purnamasari, S. A., Ummami, Y., & Rohyani, I. S. (2021). Budidaya Tanaman Hortikultura Menggunakan Metode Vertikultur dan Vertical Garden Sebagai Alternatif Usaha Pemanfaatan Lahan Masyarakat Kelurahan Sekarteja. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2), 114-119.

Resky, R., Karim, H. A., & Kandatong, H. (2021). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Waktu Pemberian terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Journal Peqguruang: Conference Series, 3(1), 266-270.

Ridovan, A., Masnang, A., & Hendri, A. (2020). Aplikasi Kompos Kulit Buah Kakao Pada Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 1(1), 15-21.

Sari, P. K., Lekat, A., & Fajri, M. (2018). Pemanfaatan Batang Semu Pisang Sebagai Media Tumbuh dengan Berbagai Sumber Unsur Hara Terhadap Pertumbuhan Pre Nursery Kelapa Sawit (Elaesis guinensis Jacg). Journal of Applied Agricultural Science and Technology, 1(1). 37-47.

Syarifuddin, S., Kandatong, H., & Fatman, M. (2020). Respon Pemberian Pupuk Sekam Bakar Arang Padi dan Pupuk Kandang Kambing Pada Pertumbuhan Produksi Kacang Tanah (Aracis hypogal L.). Journal Peqguruang: Conference Series, 2(1), 158-162.