ANALISIS POTENSI EKOWISATA CURUG KEMBAR CISANGKU DI DESA WISATA MALASARI KABUPATEN BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.31938/jns.v25i2.786Keywords:
ecotourism, environment, local economic, nature conservation, twin waterfallAbstract
The existence of the Cisangku Twin Waterfall managed by the Cisangku Conservation Village Model Group (MKK) has the potential to be developed into a nature-based ecotourism destination. The location of the waterfall is within the Mount Halimun Salak National Park area, supported by the presence of unique flora and fauna, making it a unique attraction as an environmentally friendly tourism destination. The development of the twin waterfall ecotourism needs to be organized and supported by complete facilities, services, accessibility, human resources, and waterfall management. The study aims to analyze visitor perceptions of tourism facilities and infrastructure and analyze the ecotourism potential of the Cisangku Twin Waterfall. The results show potential Based on visitor perceptions, more than 95% of visitors considered the location very clean, the air fresh and the service very good and the Curug Kembar ecotourism from the aspects of attraction, accessibility, facilities, and service received good ratings from visitors. The uniqueness of natural resources, natural beauty, and comfort of the Curug Kembar ecotourism also became an attraction with a value above 70%. Overall, the Curug Kembar ecotourism has great potential to continue to be developed as a nature conservation-based tourist destination in the Bogor Regency area.
Downloads
References
Astuti, W., & Setiawan, H. (2021). Peran promosi digital dalam meningkatkan kunjungan wisata alam di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 101–115.
Ceballos-Lascuráin, H. (1996). Tourism, ecotourism, and protected areas: The state of nature-based tourism around the world and guidelines for its development. IUCN.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Permana, R. C. E. (2010). Kearifan lokal masyarakat Sunda dalam menjaga kelestarian lingkungan. Wedatama Widya Sastra.
Fandeli, C., & Nurdin, M. (2012). Pengelolaan ekowisata berbasis konservasi pada kawasan wisata alam. Media Konservasi, 17(3), 121–130.
Febriati M, Hidayah Kholik A, Astuti P. Analisis Finansial Usahatani Pembibitan Buah Durian Lokal (Durio zibethinus L.) Pada Tingkat Kelompok Tani Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Agrifor. 2017;XVI(1):75–82.
Fennell, D. A. (2008). Ecotourism (3rd ed.). Routledge.
Gay, L. R., & Diehl, P. L. (1992). Research Methods for Business and Management. New York: Macmillan.
Hapid A, Wardah W, Massiri SD, Hamka H. Pengembangan Desa Mitra Di Desa Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. J Abditani. 2018;1:35–42.
Jasri, Arfan N, Hasanuddin, Ali Hasan H. Penerapan Digital Marketing dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. ILTIZAM J Shariah Econ Res. 2022;6(2):212–24.
Kandari AM, Mando LOASM, Kasim S, Midi LO. Pengembangan Tanaman Multi Guna bagi Masyarakat di Kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari. Agrokreatif J Ilm Pengabdi Kpd Masy. 2021;7(3):258–68.
Karmanah, Abdul Rahman Rusli, Mulyana Gustira Putra, Kustin Bintani Meiganati, Fahreza Nur Putra Aditya, Randy Nasution. 2025. Pemberdayaan Ekonomi KTH MKK Cisangku Desa Malasari dalam Mengembangkan Persemaian Bibit Tanaman Langka Endemik TNGHS. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 5(2):443-454, E-ISSN 2797-8338, DOI 10.37481443. https://www.ojs.pseb.or.id/index.php/pkm/article/view/1466/1102
Masyono, S. A., & Suhada, B. (2015). Strategi Pengembangan Sektor Kepariwisataan di Kabupaten Lampung Timur. Journal Derivatif, 9(1), 129–139. https://doi.org/10.24127/jm.v9i1.75
Mendikbud. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2020;1–30. Available from: https://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2020/11/Salinan-Kepmen-754.P.2020.pdf
MKK Cisangku KTH. Buku Profil Kelompok Tani Hutan Model Kampung Konservasi Cisangku. 2022. 20 hal.
Mochtar, M. (2018). Pengaruh daya tarik alam terhadap minat berkunjung wisatawan pada obyek wisata air terjun. Media Wisata, 16(1), 23–34.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Palimbunga, I. P. (2018). Keterlibatan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Wisatatabalansu, Papua. In JUMPA (Vol. 05)
Purwana D, Rahmi R, Aditya S. Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Di Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit. J Pemberdaya Masy Madani. 2017;1(1):1–17.
Putra, D. R., & Darmawan, A. (2020). Kepuasan dan kunjungan ulang wisatawan pada destinasi wisata alam berbasis ekowisata. Jurnal Pariwisata Pesona, 5(1), 45–56.
Putri NR, Ferdini P, Setiawan AA, Kurnianingsih MF, Asfianti M, Mulya NF, Kanto D, Syihab F. 2024. Pengembangan Potensi Desa Wisata Malasari Menuju Pariwisata Berkelanjutan. SWADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 02(02): 52-57, E-ISSN 2964-8289, P-ISSN 2964-8297. https://ejurnal.swadharma.ac.id/index.php/swadimas/article/download/523/387
Rahayu A, Mahbub AS, Makkarennu M. Dinamika Kelompok Tani Pada Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. J Penelit dan Pengemb Agrokompleks. 2018;37–44.
Rahmafitria, F. (2016). Kajian persepsi dan kepuasan wisatawan pada destinasi ekowisata di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 11(1), 55–70.
Rita, Pristiwasa IWTK, Lapotulo N, Wibowo A. 2024. Penyuluhan dan Pembinaan Pengembangan Pariwisata Agro Bouksit Kampung Sidomulyo Tanjungpinang. SWADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 02(01): 36-41, E-ISSN 2964-8289, P-ISSN 2964-8297. https://ejurnal.swadharma.ac.id/index.php/swadimas/article/download/439/333.
Roscoe, J. T. (1975). Fundamental Research Statistics for the Behavioral Sciences. New York: Holt, Rinehart and Winston.
S Halimah US. Pencemaran merkuri dan strategi penanganan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Pongkor,Jawa Barat.2003;73777.Available from: http://lib.ui.ac.id/detail?id=73777&lokasi=lokal#parentHorizontalTab2
Saskarawati, N. P. A., Prismawan, I. K. A., & Erwanda, D. K. (2023). Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berdasarkan Kearifan Lokal Di Desa Wisata Adat Pinge Tabanan Bali. MSJ: Majority Science Journal, 1(1), 01–07. https://doi.org/10.61942/msj.v1i1.2
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
The International Ecotourism Society. (2015). What is ecotourism? The International Ecotourism Society.
Wahyuni A, Simarmata MM, Junairiah PLI, Koryati T, Zakia A, Andini SN, et al. Teknologi dan Produksi Benih [Internet]. Https://Medium.Com/. 2021. 198 p. Available from: https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Weaver, D. B. (2001). The encyclopedia of ecotourism. CABI Publishing.
Yoeti, O. A. (2008). Ekonomi pariwisata: Introduksi, informasi, dan implementasi. Kompas.
Yulianda, F. (2019). Peran masyarakat lokal dalam pengembangan ekowisata: Studi kasus destinasi wisata alam. Jurnal Sosiologi Andalas, 25(2), 150–165.
Zulkaidhah P, Wahyuni D, Hapid A, Tadulako. Persepsi masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi Peningkatan Kualitas Bibit Tanaman Multy Purpose Tree Species (MPTs). J Educ. 2023;05(04):1152
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Karmanah Karmanah, Abdul Rahman Rusli, Kustin Bintani Meiganati, Mulyana Gustira Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










