AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR SIMPLISIA DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera)

Mamay Maslahat, Febi Nurilmala, Lipi Harpeni

Abstract


Antioxidant Activity of Aquous Extract of Sembung Leaf (Blumea balsamifera)

             Simplicia medicinal plants are more commonly known by the term of herbal medicine in the form boiling and steeping. Sembung leaf water extracts content of secondary metabolites has potential natural antioxidant. An antioxidant is a substance that can prevent or slow down the deterioration of a substance. This research aimed to test the potential of antioxidant in water extracts of leaves sembung (Blumea balsamifera) in the form of boiling and steeping using DPPH method through determination of IC50 values. Best antioxidant test results found in extracts of steeping the leaves with IC50 values of 155,65 ml/l while the extract boiling sembung with IC50 values indicated by 293,80 ml/l, antioxidant standards testing used was quercetin.

Keywords : antioxidant, aquous  extract, Blumea balsamifera, DPPH

 

ABSTRAK

         Simplisia tanaman obat yang lebih dikenal dengan istilah jamu sering diaplikasikan dalam bentuk godogan dan seduhan. Ekstrak air daun sembung memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Antioksidan merupakan substansi yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan suatu zat. Penelitian ini bertujuan menguji potensi antioksidan ekstrak air daun sembung (Blumea balsamifera) dalam bentuk seduhan dan godogan dengan metode DPPH melalui penentuan nilai IC50.  Hasil uji antioksidan terbaik terdapat pada ekstrak seduhan daun sembung dengan nilai IC50 sebesar 155,65 ml/l sedangkan ekstrak godogan sembung menunjukan nilai IC50 sebesar 293,80 ml/l,  sebagai standar pengujian antioksidan digunakan kuersetin.

Kata kunci : Antioxidan, extract air, Blumea balsamifera, DPPH

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan RI. 1985. Cara pembuatan simplisia. Direktoran Jenderal Pengawas-an Obat dan Makanan. Jakarta

Harborne, J.B., (1987), Metode Fitokimia. Edisi kedua, Pener-bit ITB, Bandung

Karyasari. 2002. Materi Pelatihan Profesional Tanaman Obat. Kelas Profesional. Penyakit dan Pengobatannya

Oktafini, I .2011. Potensi ekstrak Etanol 95% dan Flavonoid Total dari Simplisia Daun Sirih Hijau (Piper betle L) dan Sirih Merah (Piper cf. Fragile Benth) Sebagai Antioksidan. (Skripsi). Universitas Nusa Bangsa.Bogor

Satiti, A.W. 2012. Ekstraksi Bertingkat Heksana, Etanol 90% dan Air Simplisia Daun Sirsak (Annona muricata Linn) serta Potensinya Sebagai Zat Anti-oksidan alami. (Skripsi). Universitas Nusa Bangsa. Bogor

Sudirman,S. 2011. Aktivitas Antioksidan Dan Komponen Bioaktif Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forsk.). (Skripsi). Institut Pertanian Bogor. Bogor

Zuhra,C.F., Juliati, B.T., Herlince.S. 2008. Aktivitas Antioksidan Senyawa Flavonoid dari Daun Katuk (Sauropus androgunus (l) merr.). Jurnal Biologi Sumatera. Universitas Sumatera Utara. Medan




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v3i2.62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Sains Natural



 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.