ALIRAN PERMUKAAN DAN EROSI PADA PENUTUPAN TANAMAN JATI UNGGUL NUSANTARA (JUN) DI KEBUN PERCOBAAN UNB, COGREG

Poltak BP Panjaitan, Abdul Rahman Rusli

Abstract


Surface Flow and Erosion of Plant Closure of Nusantara Superior Teak (JUN) UNB Experimental Garden, Cogreg, Bogor

          The study results showed that the amount of rainfall was 1862.40 m3/ha and the volume of runoff occured was 387.20 m3/ha or 20.79 % and the amount of erosion occured 780.52 kg/ha or 0.78 ton/ha or 0.57 m3/ha. This showed that the nusantara superior teak plants (JUN) not optimally hold erosion. This sthappened because the plants was only four years, old so the root was not so deep and the infer cropping plant just harvesed. While erosion was still below the threshold limit. Regression analysis showed that the relationship of rainfall and the long rain runoff was very close relasionship to the value of r = 0.93 with R2 value of 86.5 %, while for the erosion having the r value of = 0.903 and R2 = 81.5 % . This means that 86.5 %  rainfall and long of rains affected runoff and 81.5 % against erosion. From the linear regression analysis showed that the one- unit change in rainfall and long rains would cause changes in flow accretion of 0.31 m3 and erosion of 2,661 kg/ha erosion.

Keywords : Teak Superior archipelago, Erosion, Surface Flow

 

ABSTRAK

          Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah curah hujan adalah 1862,40m3/ha dan volume aliran permukaan yang terjadi adalah sebesar 387,20m3/ha atau 20,79 % dan jumlah erosi yang terjadi adalah sebesar 780,52 kg/ha atau 0,78 ton/ha atau 0,57 m3/ha. Ini menunjukkan bahwa tanaman jati unggul nusantara (JUN) belum secara maksimal untuk menahan laju aliran permukaan yang terjadi.Hal ini disebabkan anaman jati tersebut baru berumur empat tahun. Sehinggan sistem perakarannya belum begitu dalam dan tanaman tumpangsarinya baru dilakukan pemanenan. Sedangkan erosi yang terjadi masih di bawah ambang batas. Analisis regresi menunjukkan bahwa hubungan curah hujan dan lama hujan terhadap aliran permukaan  adalah sangat erat dengan nilai r =0,93 dengan nilai R2 86,5% , sedangkan untuk erosi nilai r = 0,903 dan R2 =81,5%.  Ini berarti bahwa  86,5% curah hujan dan lama hujan berpengaruh terhadap aliran permukaan dan  81,5% terhadap erosi yang terjadi. Dari analisis regresi linier menunjukan bahwa dengan perubahan satu – satuan curah hujan dan lama hujan akan menyebabkan perubahan pertambahan  0,31 m3 aliran permukaan dan 2,661 kg/ha erosi.

Kata kunci : Jati Unggul Nusantara, Erosi, Aliran Permukaan

Full Text:

PDF

References


Anonimus, 1985. Petunjuk Memperkirakan Besarnya Erosi pada Suatu Lahan dengan Rumus USLE. Departemen Kehutanan Direktorat Jenderal Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan. Jakarta. 16 halaman.

Arsyad, 1982. Pengawetan Tanah dan Air. Departemen Ilmu – ilmu Tanah. Fakultas Pertanian IPB. Bogor. 4 – 93 halaman.

FAO, 1965. Soil Erosion By Water. Some for is Control on Cultivation Land. Rome. Halaman 250 – 275.

Gintting, 1981. Aliran Permukaan dan Erosi dari Tanah yang Tertutup Tanaman Kopi dan Hutan Alam di Sumberjaya Lapung Utara. Fakultas Pasca Sarjana. IPB. Bogor. Tidak dipublikasikan. 88 halaman.

Hardjowigeno, S., 1984. Ilmu Tanah Umum. Jurusan PLPT. Fakultas Politeknik Pertanian. Institut Pertanian Bogor. 96 halaman.

Kittredge, J., 1948. Forest Influencea. Mc. Graw-Hill Book Co.Inc. New York. 157 – 290 halaman.

Kumar, S. G., 1977. Water Resources and Hidrology (Revised 2nd Edition). Khanna Publishers. Nath Market, Nai Sarak New Delhi.

Kartasapoetra, G., A. G. Kartasapoetra, M. M. Sutedjo, 1985. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. PT. Bina Aksara Jakarta.

Machfudh, 1984a. Strategi Pengelolaan DAS Melalui Pengendalian Peubah Erosi di Sub DAS Sumber Brantas. Duta Rimba. Majalah Kehutanan Perum Perhutani. No. 71 – 72/X/1984. 8 – 42 halaman.

___________. 1984b, Pemanfaatan USLE Bagi Penerapan Teknik Pengendalian Erosi dan Lahan Atas (Upland Area) Suatu DAS. Duta Rimba. Majalah Kehutanan Perum Perhutani. No. 71 – 72/X/1984. Halaman 13 – 16.

Manan, S., 1984. Pengaruh Hutan DAS. Pusat Pendidikan Kehutanan Cepu, Direksi Perum Perhutani Cepu. Halaman 7 – 106.

Masud, A. F., 1983. Masalah Erosi Tanah. Journal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Volume II No. 2. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Halaman 48 – 52.

Nasoetion, A. H dan Barizi, 1980. Metoda Statistika Untuk Penarikan Kesimpulan. PT. Gramedia Jakarta. 181 – 195 halaman.

Nohoi, G., 1982. Dasar – dasar Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian Unlam banjarbaru. 33 halaman.

Paembonan, S., 1983. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Pengaruh Hutan. Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Hasanudin. Ujung Pandang. 111 halaman.

Pandjaitan, PBP., 1984. Pengaruh Berbagai Penutupan Vegetasi Terhadap Limpasan Permukaan dan Erosi di Komplek Huttan Ko’mara Kabupaten Takalar. Sulawesi Selatan. Tesis Pasca Sarjana pada Fakultas Kehutanan Unhas – IPB. Tidak Dipublikasikan. 135 halaman.

Prajitno, D., 1981. Analisa Regresi-Korelasi Untuk Penelitian Pertanian. Laboratorium Statistika Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada. Liberty. Yogyakarta. 36 halaman.

Pulau Laut Kal-Sel. Tesis Sarjana Kehutanan IPB. Darmaga Bogor. Tidak diterbitkan. 76 – 80 halaman.

Sarief, S., 1985. Konservasi Tanah dan air. Pustaka Buana Bandung. 138 halaman.

Sitorus, A. R. P dan W. Tirtohadisurjo. 1983. Penuntun Praktikum Konservasi Tanah. Departemen Ilmu – ilmu Tanah. Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Soerdardjo, 1980. Hidrologi Hutan. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan IPB. Bogor. 39 halaman.

Ruslan, M., 1979. Pengaruh jalan Sarad Terhadap Erosi dan run-off di Kesatuan Usaha PT. Inhutani II Stagen.

Sopraptohardjo, M. Jenis – jenis Tanah di Indonesia. Pusat Pendidikan Interpretasi Citra Pengindraan jauh dan Survey Terpadu UGM – Bakosurtanal. 23 halaman.

Soerjono, 1963. Pengaruh Tanah Kosong Terhadap Pengaliran dan Peresapan Air Hujan. Lembaga Penelitian Hutan. Bogor. 4 – 28 halaman.




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Sains Natural



 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.