ANALISIS PROKSIMAT DAN KEKUATAN GEL AGAR – AGAR DARI RUMPUT LAUT KERING PADA BEBERAPA PASAR TRADISIONAL

Nia Yuliani, Noviana Maulinda, RTM Sutamihardja

Abstract


Proximate and Gel Strenght Analysis of Agar from Dry Seaweed in some Traditional Markets

          Seaweeds are good material in processing to intermedite and finish product like agar – agars  in Indonesia still in a semi-modern and traditional methods. This led Indonesia still make import the agar gelatin from other countries. The purpose of the study was to increas use the dried seaweed in traditional markets for the products of gelatin and to provide the nutrition information, like water content, ash content, crude fat, protein, carbohydrates, crude fiber, the levels of sulfate and gel strength of processed gelatin from dry seaweed. Dried seaweed used in this study, obtained from a traditional market in Bogor, Bekasi and Jakarta. Proximate result and the gel strength from extracted agar powder samples would compared with commercial flour agar. Research results obtained extracted agar – agar powder samples had lower chemical content and gel strength than the commercial agar, but it still could be used as food, although in very small amounts.

Keywords : dry seaweeds, proximate analysis, gel strength, agar – agar

 

ABSTRAK

          Pengolahan rumput laut menjadi bahan olahan seperti agar – agar di Indonesia masih secara tradisional dan semi modern. Hal ini menyebabkan Indonesia masih mengimpor agar – agar dari negara lain. Manfaat dan tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan rumput laut kering yang banyak terdapat di pasar – pasar tradisional menjadi produk agar – agar dan memberikan informasi kandungan nutrisi yang berupa air, abu, lemak kasar, protein, karbohidrat, serat kasar, kadar sulfat serta kekuatan gel dari agar –agar hasil olahan rumput laut kering. Rumput laut kering yang digunakan pada penelitian ini, diperoleh dari  pasar tradisional di Bogor, Bekasi dan Jakarta. Hasil proksimat dan kekutan gel dari sampel tepung agar – agar hasil ekstrak kemudian dibandingkan dengan tepung agar – agar komersial berdasarkan hasil penelitian diperoleh sampel tepung agar – agar hasil ekstraksi dengan kandungan kimia dan kekuatan gel yang lebih rendah dari agar – agar komersial, tetapi masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan walaupun dalam jumlah yang sedikit.

Kata kunci : rumput laut kering, analisis proksimat, kekuatan gel, agar – agar

Full Text:

PDF

References


Anggadireja, J. T., A. Zatnika, H. Purwoto & S. Istin, 2006. Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta

Angka, S. L & M. T., Suhartono, 2000. Biologi Hasil Laut. Pusat Kajian Sumber Pesisir dan Lautan, IPB. Bogor.

[AOAC] Association of Official Analytical Chemistry, 2000. Official Method of Analysis of the Association of Official Analytical Chemistry. Ed ke-17. Sydney William, editor. Arlington, Virginia : AOAC.

Armeidy, 1992. Pengaruh Konsentrasi Asam dan Lama Perendaman Optimal Terhadap Rendemen dan Mutu Agar Gracilaria verrucosa. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor.

Asmarita, 2000. Pengaruh Ukuran Bahan Baku Rumput laut dan Jenis Kain Saring Terhadap Rendemen dan Mutu Tepung Agar – agar . Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor.

Brooker, D. B., F. W. Baker-Arkema & C.W. Hall, 1974. Drying Cereal Grains. The AVI Publishing Co.Inc., Westport. Connecticut.

Chapman, V. J & D. J. Chapman, 1980. Seaweeds and Their Uses. Ed ke-3. Routledge Chapman & Hall. London

Darmawan, M., Syamdidi & E. Hastarini, 2006. Pengolahan Bakto Agar dari Rumput Laut Merah (Rhodymenia ciliata) dengan Pra Perlakuan Alkali. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi dan Perikanan. Vol. 1. Nomor 1: 9-18.

Distantina, S., O. Rusman dan S. Hartati, 2006. Pengaruh Konsentrasi Asam Asetat pada Perendaman Terhadap Kecepatan Ekstraksi Agar – agar . Vol. 5. No.1. Hal. 34-39. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Fellow, P. J., 1992. Food Processing Technology Principles and Practice. Ellis Hourwood Limited. England.

Fitri, E., 1992. Isolasi Agarosa dengan Metode Polyethylene Glycol (PEG Method) dan Agar–agar Gracilaria sp. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor.

Glicksman, M., 1983. Food Hydrocolloid. Volume ke-2. CRC. Boca Raton, Florida.

Hall, D. W., 1970. Drying and Storage of Agriculture Crops. Westport, Connecticut : AVI Pr.

Indriani, H & E. Sumiarsih, 2003. Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

Indriawati, K., 2007. Analisis kekuatan gel (gel strength) agar – agar komersial berdasarkan konsentrasi sulfat dan konsentrasi 3,6-anhidro-L-galaktosa. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Irawati, A., 1993. Proses Pembuatan Tepung Agar – agar (Gracilaria sp) di PT. Bintang Cibinong Bogor, Jawa Barat. Laporan Praktek Lapangan. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

Irawati, A., 1994. Pengaruh Jumlah Air dan Waktu Ekstraksi terhadap Rendemen dan Mutu Tepung Agar – agar dari Rumput Laut Gracilaria sp. Skripsi. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

Istini, S., A. Zatnika & Suhaimi, 1986. Manfaat dan Pengolahan Rumput Laut. Majalah BPPT : 1 – 12. Jakarta.

Johnson, A. H & M. S. Peterson, 1974. Ecyclopedia of Food Technology. Di dalam Pengaruh Penambahan Iota Karaginan pada Proses Ekstraksi Agarosa dari Rumput Laut Gracilaria chilensis dengan Metode Cetyl Piridinium Chloride. Skripsi. Norman Satriyana. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor.

Matsuhashi, T., 1977. Acid Pretreatment of Agarophytes Provides Improvement in Agar Extraction. Journal of Food Science. Vol. 42:5. Hal 1396-1400.

Mc. Hugs, D. J., 1987. Production and Utilization of Product From Commercial Seaweeds. Di dalam Isolasi Agarosa dengan Metode Polyethylene Glycol (PEG- Method) dan Agar – agar Gracilaria sp. Skripsi. Enny Fitri. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor.

Nasran, S., F. Ariyani, Murdinah & I. Mulyanah., 1991. Pengaruh Penggunaan Kapur, Air Perebus dan Soda Abu Terhadap Mutu Agar – agar Kertas. Prosiding Temu Karya Ilmiah Teknologi Pasca Panen Rumput Laut II 11-12 maret 1991. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Departemen Pertanian . Jakarta.

Perry, R. H & D. Green., 1984. Perry’s Chemical Engineers Handbook. Ed. Ke-6 : 5-15. Mc Graw-Hill Book. Singapore.

[PPPP] Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, 1991. Teknologi Pasca Panen Rumput Laut. Departemen Kelautan. Jakarta.

Priono, B. & B. Utomo., 1991. Pengaruh Penambahan NaOH dan KCl terhadap Sifat Fisika Kimia Agar – agar Kertas. Prosiding Temu Karya Ilmiah Teknologi Pasca Panen Rumput Laut II 11 – 12 Maret 1991. SBPPL No 04/TKI.TPPRL/91. Sub Balitkanlut. Jakarta.

Rachmad, R. & R. Abdullah, 2002. Ekstraksi Agarose dari Agarofit Gracillaria Verrucosa. Hal. 138-145. Prosiding Seminar Nasional Rumput Laut dan Mini Symposium Mikroalgae 23-25 Oktober 2002. Ikatan Fikologi Indonesia. Jakarta.

Rasyid, A., 2004a. Beberapa Catatan Tentang Agar. Vol 2. Hal. 1 – 7. Puslitbang Oseanologi LIPI. Jakarta

Rasyid, A., 2004b. Berbagai Manfaat Algae. Vol 3. Hal. 9-15. Puslitbang Oseanologi LIPI. Jakarta

Rasyid, A., R. Rachmat & T. Murniasih, 1999. Karakteristik Polisakarida Agar dari Gracilaria sp. dan Gelidium sp. Hal. 57-62. Puslitbang Oseanologi-LIPI. Jakarta.

Satriyana & Norman, 2002. Pengaruh Penambahan Iota Karaginan pada Proses Ekstraksi Agarosa dari Rumput Laut Gracilaria chilensis dengan Metode Cetyl Piridinium Chloride. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor.

Shelby, H. H. & W. H. Wayne, 1973. Agar. R.L., Whisler & J.M.B., Miller (ed). Gum Technology. Ed ke – 2. Academic Pr. New York.

Sigma-Aldrich., 2002 – 2003. Biochemicals and Reagents for Life Science Research: 2872.

Soegianto, S., W. S. Atmadja & H. Mubarak, 1978. Rumput Laut (Algae): Manfaat, Potensi, dan Usaha Budidaya. Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI. Jakarta.

Soegiarto, A. & Sulistyo, 1985. Produksi dan Budidaya Rumput Laut di Indonesia. Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI. Jakarta.

Subaryono, B. S. B. Utomo, T., Wikanta, N. Satriyana, 2003. Pengaruh Penambahan Iota Karaginan pada Ekstraksi Agarosa dari Agar – agar menggunakan Cetyl piridium Klorida. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol. 9. Nomor 5 : 1 – 9.

Suryaningrum, T. D, J. T., Murtini, S. Wibowo dan M. Suherman., 1994. Kajian Sifat Fisik dan Oragoleptik Tepung Agar – agar dari Rumput Laut Gracilaria Tambak. Jurnal Pasca Panen Perikanan (83) : 1 – 12.

Susanto, P. Mulyono, Lappas & S. Endang, 1978. Penelitian Agar – agar pada Bermacam – macam Jenis Sango-sango (Rumput Laut) di Sepanjang Pantai Makasar. Balai Penelitian Kimia. Ujung Pandang.

Stanley, N. F., 1996. Standard Practice Instructions C 19. Marine Colloid, Inc. Rocland, Marine: 4.

Tanikawa, E., 1985. Marine Products in Japan. Koseisha Koseikaku Co. Ltd. Tokyo.

Utomo, B. S. B. & N. Satriyana, 2006. Sifat Fisiko – Kimia Agar – agar dari Rumput Laut Gracilaria chilensis yang Diekstrak Dengan Jumlah Air yang Berbeda. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. Jilid 13. Nomor 1 : 45 – 50.

Winarno, F. G., 1991. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Winarno, F. G., 1996. Teknologi Pengolahan Rumput Laut. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.40

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Sains Natural



 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.