PENETAPAN NILAI KALORI DALAM BATUBARA DENGAN KALORIMETER PARR 6200

Finda Pratiwi Istomo, Ameylia Tristiasti

Abstract


Determining Calory Value of Coal With Calorimeter Parr 6200 

Coal is a source of energy utilized by the process of making cement. This type of coal determines the quality and calorific value of the coal. Determination of calorific value on coal is done by using calorimeter. Coal types studied were A and B coal mixture with ratio 80:20, 70:30, 60:40, and 50:50. The results showed that the mixture of A and B coal with a ratio of 80:20, 70:30, 60:40, and 50:50 can be used for combustion in the manufacture of cement in the furnace because it has a calorific value above 6000 in accordance with the standards of the cement factory . Water content affects the calorific value of coal, the higher of moisture content, the lower the heating value.

Keywords: Coal, Calorimeter, Heat value

ABSTRAK 

Batubara merupakan sumber energi yang dimanfaatkan oleh proses pembuatan semen. Jenis batubara menentukan kualitas dan nilai kalor dari batubara tersebut. Penentuan nilai kalor pada batu bara dilakukan dengan menggunakan kalorimeter. Jenis batubara yang diteliti yaitu Campuran batubara A dan B dengan perbandingan 80:20, 70:30, 60:40, dan 50:50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran batubara A dan B dengan perbandingan 80:20, 70:30, 60:40, dan 50:50 dapat digunakan untuk pembakaran dalam pembuatan semen di tanur bakar karena memiliki nilai kalori diatas 6000 sesuai dengan standar perusahan pabrik semen. Kadar air mempengaruhi nilai kalori batubara, yaitu semakin tinggi kadar air semakin rendah nilai kalor.

Kata Kunci: Batu Bara, Kalorimeter, nilai kalor

Full Text:

PDF

References


American Standard Test Method. 2011. America Standard D3173-11 Moisture In The Analysis Sampel Of Coal And Coke. ASTM. America.

Benitez, J. 1993. Process Engineering and Design for Air Pollution Control. Prentice-Hall Inc., New Jersey.

Billah, M. 2010. Kemampuan Batubara dalam Menurunkan Kadar Logam Cr2+ dan Fe2+ dalam Limbah Industri Baja. Tekhnk Kimia FTI-UPNV. Jawa Timur.

Day, R. A. Jr. dan A. L. Underwood. 1998. Analisa Kimia Kuantitatif Edisi Keenam. Erlangga. Jakarta.

Direktorat Inventaris Sumber Daya Mineral. 2003. Pengembangan Basis Data Sumber Daya Mineral Dan Batubara Indonesia.

Hadi A, Nugroho W, Z Diana F. 2010. Analisis Pengaruh Nilai Kalori Dan Heat Rate (Laju Kalor) Batubara Terhadap Efisiensi Termal Pltu-Embalut 2x25 Mw Pt Cahaya Fajar Kaltim. Universitas Mulawarman. Kalimantan Timur.

Harjadi W. 1986. Ilmu Kimia Analitik Dasar. PT Gramedia. Jakarta.

Hendrik, R. 2010. Batubara dan Tambang Batubara. http://bei5000.com/2011/10/15/batu-bara-dan-tambang-batu-bara/

Indocement. 2018. Profil Perusahaan. http://www.indocement.co.id

Indocement. 2018. Seputar semen. http://www.cement.org/basics/cementindustry.asp

Lutfy, A. B, Genta, A., M. Rachmimoellah, dan Romanus, K. T. Nenu. 2013. Pengeringan Low Rank Coal dengan Menggunakan Metode Pemanasan tanpa Kehadiran Oksigen. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.

Miller, B. G. 2005. Coal Energy System. Elsevier. United States Of America.

Mustasim, B. 2007. Peningkatan nilai kalor batubara peringkat rendah dengan menggunakan minyak tanah dan minyak residu, Surabaya.

Rendy et al, 2014. Analisis Batubara dalam Penentuan Kualitas Batubara untuk Pembakaran bahan baku semen Di PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Bandung

Speight, J. G. 2005. Handbook of Coal Analysis. John Wil and Sons, Inc. New Jersey.

Stach, E., Duncan Murchison, G. H. Taylor, F. Zierke. 1982. Stach’s Textbook of Coal Petrology, Gebruder Borntraeger, Berlin.

Sukandarumidi .2006. Batubara Dan Pemanfaatannya. UGM Press. Jogjakarta.

Syarief, R. dan H. Halid. 1993. Teknologi Penyimpanan Pangan. Arcan. Jakarta

Widagdo, S. 2004. Batu bara : Dilema antara Energi Strategis Nasional atau Komoditi. http://turing.freelist .org/archives/geologiugm/01-2005/msg00133html.

World Coal Institutte. 2011. The Coal Resource A Comprehensive Overview Of Coal. Cambridge House. London

Yakub, A. 2006. Pengambilan, Preparasi Dan Pengujian Contoh Batubara. Laboratorium Batubara. Bandung.

Yuliah Y, Suryaningsih S, Ulfi K. 2010. Penentuan Kadar Air Hilang Dan Volatile Matter Pada Bio-Briket Dari Campuran Arang Sekam Padi Dan Batok Kelapa. Universitas Padjajaran. Bandung.

Yunita, P. 2000. Pembuatan Briket Dari Batubara Kualitas Rendah Dengan Proses Non Karbonisasi Dengan Menambahkan MgO dan MgCl2, UPN”Veteran” Jawa Timur




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v7i2.257

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Sains Natural

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.