PENGARUH PENAMBAHAN AMPELA AYAM PADA KOMPOSISI PAKAN TERHADAP PERFORMA REPRODUKSI INDUK IKAN LELE

M. H. Fariduddin Ath-thar, Vitas Atmadi Prakoso

Abstract


The effect of adding chicken gizzard in the composition of the feed on the reproductive performance of the catfish spawners

         Currently catfish farming is one of the people's choice, because it is triggered by a number of catfish demand. But in farming activities carried out by people sometimes do not pay attention to the quality aspects of the parent catfish. Parent quality also depends on the quality of the feed given. Therefore, it is needed feed with good quality in order to produce a good quality catfish broadstock. The purpose of this study was to determine the optimum dose of chicken gizzard in feed to the reproductive performance of the catfish spawners. Feed given during gonadal maturation of spawners was floating feed of commercial brands of Hi-Pro-Vite 781 with a protein content of 30% -33% combined with boiled chicken gizzard. The treatment combination of feed used is: 1. Control (Pellet), 2. 25% pellets, 75% gizzard, 3. 50% pellets, 50% gizzard, and 4. 75% pellets, 25% gizzard. Parameters measured were fecundity, length of rematurasi, hatching and larval survival degree. The results showed that the combination of feed pellets ampela 50% to 50% is the right combination for catfish spawners could increase fecundit, hatching and larval survival degree. While the combination of feed pellets ampela 75% to 25% is the right combination to increase length of rematuration of catfish spawners.

Key words: chicken gizzar, catfish spawners, pellet

 

ABSTRAK

         Saat ini budidaya ikan lele merupakan salah satu pilihan masyarakat, karena dipicu oleh banyaknya permintaan ikan lele. Namun dalam kegiatan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat terkadang tidak memperhatikan aspek kualitas induk ikan lele tersebut. Kualitas induk ini juga tergantung dari kualitas pakan yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan pakan dengan kualitas yang baik agar menghasilkan induk lele yang berkualitas baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis optimum komposisi penambahan ampela ayam dalam pakan terhadap performa reproduksi induk ikan lele. Pakan yang diberikan selama pematangan gonad induk ikan lele adalah pakan apung komersil merk Hi-Pro-Vite 781 dengan kandungan protein 30%-33% yang dikombinasikan dengan ampela ayam yang direbus. Perlakuan kombinasi pakan yang digunakan adalah: 1. Kontrol (Pellet), 2. 25% pellet, 75% ampela, 3. 50% pellet, 50% ampela, dan 4. 75% pellet, 25% ampela. Parameter yang diamati adalah fekunditas, lama rematurasi, derajat penetasan, dan derajat kelangsungan hidup larva. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa pakan kombinasi ampela 50 % dengan pellet 50 % merupakan kombinasi yang tepat untuk dapat meningkatkan fekunditas induk lele serta derajat penetasan dan derajat kelangsungan hidup larva yang dihasilkannya. Sedangkan pakan kombinasi ampela 75 % dengan pellet 25 % merupakan kombinasi yang tepat untuk meningkatkan rematurasi induk lele.

Kata Kunci: ampela ayam, induk ikan lele, pellet

Full Text:

PDF

References


Djajasewaka, H., A. Wakhid, dan R. Samsudin. 2009. Perbaikan Pakan Induk terhadap Peningkatan Kualitas Telur, Benih, dan Ketahanan Penyakit Ikan mas (Cyprinus carpio). Laporan Penelitian Hibah Departemen Pendidikan Nasional.

Hardjamulia dan Atmawinata, 1986. Teknik Hipofisasi Beberapa Jenis Ikan Air Tawar. Dalam Fuad Cholik (Ed.). Pros. Lokakarya Nasional Teknologi Tepat Guna Bagi Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar. Bogor 28-31 Juni 1980. Balai Penelitian Perikanan Air Tawar Bogor.

Izquierdo, M.S., H Fernandez, Palacios dan A. J. Tacon. 2001. Effect of Broodstock Nutrition on Reproductive Performance of Fish. Aquaculture 197: 25-42.

Samsudin R., dan H. Djajasewaka, 2009. Percepatan Waktu Rematurasi Gonad Ikan Nilem Dengan Perbaikan Kualitas Pakan Induk. Laporan Seminar Hasil Riset T.A. 2009. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Bogor.

Suhenda, N., dan R. Samsudin. 2007. Pematangan Gonad Ikan Baung melalui Perbaikan Pakan Induk (Dempond). Laporan Seminar Hasil Riset T.A. 2007. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Bogor.

Wooton, R. J. 1979. Energy Cost Production and Environmental Determinent of Fecundity on Teleost Fish. In: P.J. Miller (Ed.). Fish Phenology Anabolic Adaptive in Teleost. 133-159. Academy Press Inc. London.

Zonneveld, N., E. A. Huisman, J. H. Boon. 1991. Prinsip-prinsip Budidaya Ikan. PT. Gramedia Pustaka Utama. 318.




DOI: https://doi.org/10.31938/jsn.v5i1.102

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Sains Natural



 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.